Pada penggunaan template pmapper, default tool pada aplikasi pmapper adalah Zoom In. Untuk megubah default tool nya kita bisa liat di script pada file pm_cjs.js di folder javascript/pm_cjs.js
Pada script function pm_init()
function pm_init(){
pmToolbar_init();pmMenu_init();
pmSlider_init();
window.onresize=function(){pmLayout_init();
};
pmLayout_init();
var imgTmpMap=_$(”mapImg”);
imgTmpMap.onload=resetMapImgParams;
imgTmpMap.onmouseover=startUp;
pmTabs_init(’#tocTabs’,'tab_toc’);
pmToc_init();
if(navigator.userAgent.match(/Opera|Konqueror/i)){_$(”zoombox”).className=’zoombox_nontransp’;};
createZSlider(’zslider’);
setSearchOptions();
domouseclick(’select’);
setTbTDButton(’auto_identify’);
pmIndicator_init();
$(document).keypress(function(event){kp();});
$(’#mapimgLayer’).mouseout(function(){setTimeout(’mapImgMouseOut()’,800);});
$(’#refMapImg’).mouseover(function(){startUpRef();});
};
Pada script domouseclick(’select’); maksudnya adalah pada saat kita meng klik di peta maka fungsi select yang dijalankan
Sedangkan setTbTDButton(’auto_identify’); meksudnya adalah default tool pada saat aplikasi pmapper dijalankan yaitu auto_identify
Share on Facebook
Paket Debian dan Ubuntu
Paket pmapper seharusnya berjalan pada Debian 4.0 (Etch) dan Ubuntu 6.06 atau versi terbaru. Installasi pmapper memerlukan paket PHP5 dan php5-mapscript untuk diinstall di sistem. Dengan menggunakan apt atau aptitude untuk menginstall dependencies. Paket pmapper akan diinstall di dokumen root Apache default dari Debian /var/www. Untuk menginstallnya, tambah baris berikut pada file /etc/apt/sources.list :
deb http://www.pmapper.net/dl/debian binary/
lalu jalankan perintah
# apt-get update
# apt-get install pmapper-demodata
# apt-get install pmapper-dev
atau
# apt-get install pmapper-3.2
Setelah installasi paket pmapper, aplikasi test seharusnya bisa akses. Tujukan browser ke URL
http://your-web-server/pmapper-dev
atau
http://your-web-server/pmapper-3.2
Anda dapat secara teratur mengecek update dari pmapper dengan menggunakan
# apt-get update
# apt-get upgrade
Share on Facebook
Upgrade Information for p.mapper versions
Upgrade 3.0 -> 3.1
PHP version
p.mapper 3.1 only runs fully on PHP 5.x with XML support because the attribute search requires PHP5 XML functions.
Attribute search
Define attribute search via /config/…/search.xml
<searchlist version="1.0">
<searchitem name="cities" description="City">
<layer type="shape" name="cities">
<field type="s" name="CITY_NAME" description="City" wildcard="0" />
</layer>
</searchitem>
</searchlist>
Create new <searchitem> for every layer you want to search.Parameters:
<searchitem>
name: unique identifier, typically the same as layer name
description: name visible in GUI
<layer>
type: data source type, "shape" or "postgis"
name: layer name in map file
<field>
type: "s" for string field, "n" for numeric field
name: field name in dataset
description: name visible in GUI
wildcard: "0": search always uses a 'non-exact' pattern matching;
"1": requires that the user explicitly adds "*" for wildcards to his search string
config.ini
new config tags (if not set, default values are taken):
- pm_search_configfile
- autoIdentifyGroups
- catInfoLink/grpInfoLink
- catWithCheckbox
- debugLevel
- See the p.mapper manual for details.
php_config.php
Additionally to toolbars, now also DHTML menus are supported. The definition is done via the menu1 array. Multiple menus are possible. Menus are created in the map.phtml via the function call writemenu($menu1, “menu1″, “Tools”)
js_config.php
various JS specific settings are added. See the file itself and the descriptions of the parameters there.
Share on Facebook
Instruksi Instalasi untuk p.mapper 3.2
Untuk dokumentasi lebih lengkap, silahkan lihat manual p.mapper
Setting PHP
Library PHP/MapScript dan WebServer
p.mapper versi 3.2 membutuhkan PHP 5. Jika Anda ingin menjalankan p.mapper di PHP 4 Anda harus menggunakan versi lebih lama 3.0.
Install library PHP/MapScript di tempat yang sesuai dan konfigurasikan webserver untuk memparsing file *.php dan *.phtml dengan PHP.
Lihat dokumentasi PHP/MapScript dan MapServer untuk lebih lengkap.
LIBICONV
PHP harus di compile dengan tambahan module ICONV. Dalam Window dan Linux seharusnya sudah menjadi default
PHP.INI
Didalam bagian [PHP] untuk Error handling and logging set
error_reporting = E_ALL & ~E_NOTICE ;;;IMPORTANT!!!
log_errors = On
error_log = ...: Set a valid file name writable by the webserver user. IMPORTANT!!!
Lihat Manual PHP untuk lebih detail.
Dalam bagian [PHP] dibawah paragraph Paths and Directories set:
enable_dl = On
sebagai alternatif : simpan extension Mapscript melalui php.ini. Hal ini membutuhkan metode pada Windows, baik untuk PHP yang berjalan di IIS dan Apache sebagai module.
Aplikasi ini menggunakan PHP sessions untuk menyimpan user setting selama session berjalan. Modifikasi file php.ini menjadi setting berikut di bawah bagian [Session]:
session.save_path = ... : Set a valid path writable by the webserver user
session.use_trans_sid = 0 : set to 0 in order to be compliant with W3C XHTML Strict
session.auto_start = 0
Rekomendasi setting juga
session.use_cookies = 0
Catatan untuk p.mapper 1 Anda harus men set session.use_trans_sid menjadi 1
Setting untuk keamanan Direkomendasikan untuk mensetting register_globals dan allow_url_include menjadi disable (allow_url_fopen sebelum PHP 5.2):
register_globals = Off
allow_url_include = Off
Catatan bahwa register_globals di set Off secara default. Pada versi akhir v3.2 akan ada fitur tambahan untuk mencegah penyisipan kode dalam hal setting keamanan PHP yang sangat lemah yang berlawanan dengan [recomendasi].
Seting Aplikasi
config/config_default.ini Konfigurasi utama untuk p.mapper di set di bawah subdirektori config pada file config.ini. Sesuaikan setting perintah berikut pada environment:
msVersion: misalnya untuk php_mapscript_48.so set menjadi 48, untuk php_mapscript_50.dll set menjadi 50
Setting ini dapat dilewati jika extension php_mapscript di load melalui the php.ini.
Jika di beri tanda # php_mapscript.so/php_mapscript.dll yang akan digunakan.
mapFile: Lokasi Map file; 2 kemungkinan:
1) gunakan path absolute untuk map file di file system (gunakan / dan jangan \)
2) hanya nama file, jika map file dibawah direktori yang ditetapkan pada 'pm_config_location'
allGroups: daftar layer/group yang dipisahkan dengan comma (,) yang ada di aplikasi
useCategories: jika di set 1 kategori tematik dan layer/group yang ditunjuk harus di definisikan pada array $categories di "php_config.php"
Aturan umum: Jika layer termasuk dalam group, gunakan nama group, sebaliknya gunakan nama layer. Nama layer dan group harus tidak memiliki spasi.
Setting Lainnya
Directori /images/legend/
Direktori ini harus dapat ditulis (writeable) untuk pengguna yang menjalankan webserver (digunakan untuk update otomatis icon legenda).
Penting
Pada sistem Debian sebagai contoh, hal ini dapat menggunakan perintah
chown -R www-data /var/www/pmapper_demo/images/legend/
Pada Windows dan IIS set direktori security properties dan ‘Modify’ pengguna IUSR_hostname
Demo data
Anda dapat download demo dataset (pmapper-demodata-3.zip) dan test p.mapper dengan map yang disediakan file pmapper_demo.map.
Map file
Dalam pmapper_demo.map, adaptasi setting untuk
MAP
SHAPEPATH
(FONTSET)
(SYMBOLSET)
WEB
IMAGEPATH
IMAGEURL
Nama layer dan group harus tidak memiliki spasi.
Start p.mapper
Memulai p.mapper dapat dimulai melalui file map.phtml atau link dari index.html.
Share on Facebook