Basics
Debian GNU/Linux menggunakan singkatan apt untuk Advanced Package Tool.
Install software menggunakan apt
apt-get install software
Updating daftar paket di dalam sources.list
apt-get update
Update software menggunakan apt
apt-get upgrade
Untuk mengganti daftar dari apt mirrors
apt-setup
Mencari paket
apt-cache search package
Uninstall software menggunakan apt
apt-get remove software
Shortcuts
update daftar paket
# apt-get update
update daftar paket yang tersedia
# dselect update
upgrade semua paket yang telah diinstall
# apt-get upgrade
install paket
# apt-get install pkg
uninstall paket
# apt-get remove pkg
menampilkan semua paket yang diinstall dan dihapus
dpkg -l
menampilkan status install dari paket
dpkg -l pkg
menampilkan seluruh paket yang sesuai dengan pattern
dpkg -S pattern
daftar paket yang berisi string
dpkg
daftar file dalam paket
dpkg -L pkg
menampilkan status dari paket
dpkg -s pkg
menampilkan detail dari paket
dpkg -p pkg
daftar paket yang relevan
apt-cache search string
install paket dari file deb
# dpkg -i file.deb
purge paket (dan config?)
# dpkg -P pkg
re-run configure untuk paket
# dpkg-reconfigure pkg
mengambil source
# apt-get source pkg
config build-deps untuk source dan install sesuai yang dibutuhkan
# apt-get build-dep
install paket dari specific release
# apt-get -t release install pkg
mencegah nama agar tidak bekerja saat bootup
# update-rc.d -f name remove
upgrade distribusi
# apt-get dist-upgrade
Share on Facebook
PostGIS di support secara langsung oleh MapServer dan harus dicompile dalam MapServer agar dapat bekerja. Dalam banyak kasus , library PostgreSQL dan PostGIS (.dll atau .so) harus ada di environment path sistem agar fungsi library dapat bekerja. Hal ini termasuk library libpq dan libpostgis.
Contoh Map File:
LAYER NAME pg_test
STATUS ON
TYPE POLYGON
CONNECTIONTYPE POSTGIS
CONNECTION “host=localhost dbname=gmap user=julio password=julio port=5432″
DATA “wkb_geometry FROM province”
CLASS …
END
END
parameter CONNECTION dapat tidak sesuai dengan urutan. dbname harus diisi. host default adalah localhost, port default 5432 – standard port untuk PostgreSQL.
MapServer memiliki bug berkaitan dengan penulisan mapfile. Sebaiknya menggunakan huruf kecil untuk menghindari kesalahan. Geometrycolumn secara default bernama the_geom jika utility shp2pgsql digunakan untuk load data, atau wkb_geometry jika ogr2ogr digunakan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang PostGIS dan MapServer bisa melihat dokumentasi PostGIS : http://postgis.refractions.net/docs/
menggunakan PostGIS views dengan Mapserver
Jika Anda ingin menggunakan PostGIS views dengan Mapserver pastikan Anda :
1) anda perlu field oid dalam view
2) masukan data dalam tabel geometry_columns untuk view
Contoh:
create view milieu.vw_bedrijven_publiek as select bedrijven.oid, * from milieu.bedrijven as bedrijven where vertrouwelijk=0;
INSERT INTO geometry_columns VALUES(”, ‘milieu’, ‘vw_bedrijven_publiek’, ‘the_geom’, 2, 28992, ‘POINT’);
Menggunakan Tabel tanpa oid
Jika tabel Anda tidak memiliki field oid, Anda dapat menetapkan pada objek data seperti ini :
DATA “your_geometric_column from your_table_name using unique your_geometric_column”
Share on Facebook